Jumat, 27 September 2013

Tikus Berdasi

“Hey kawan.. hey  kawan..
Berdirilah kembali..
Angkat tanganmu…
Dan lantangkan suaramu.. Oi!”





Band ini merupakan generasi baru dalam skena punk oi! lokal. Tikus Berdasi band punk oi! dari kota Malang, terbentuk sekitar tahun 2009 dan digawangi oleh lima orang personil, sempat beberapa kali berganti personil sampai akhirnya menemukan racikan yang pas di tahun 2011 dengan Cahyo (vokal), Antok (Bass), Cimenk (Gitar), Dion (gitar), dan Samid (drum).
Berakar pada subkultur Skinhead, musik mereka banyak dipengaruhi oleh band punk oi! terdahulu seperti Cock Sparrer, Perkele, The Oppressed, Social Distortion, No Mans Land, Ten Holes, dan The End, lalu dipadukan dengan sedikit sentuhan unsur hardcore layaknya Agnostic Front membuat musik mereka keras namun sarat akan pesan.
Di pertengahan tahun 2012 Tikus Berdasi merilis album penuh pertama mereka berjudul Social, layaknya menggambarkan kehidupan seorang Skinhead album ini berisi lagu-lagu yang mengusung tentang semangat, kebersamaan, dan kebangaan dalam hidup, tidak luput lagu dengan tema cinta juga disajikan namun tidak menye-menye! seperti di lagu Skinhead In Love liriknya simpel dengan gaya bahasa bercerita namun tetap dengan karakter punk yang kuat.
Dan ada satu lagu yang menjadi favorit saya yaitu Pelacur SMA, masih dengan tema cinta namun disini Tikus Berdasi mengkritisi tentang realita kehidupan pelajar jaman sekarang khususnya wanita yang materialis dengan menyebutnya sebagai seorang pelacur. Disampaikan dengan terang-terangan dan tidak ada rasa sungkan, kewl!
Cuplikan lirik lagu Hey Kawan diawal tulisan ini merupakan gambaran suasana saat berada di garda terdepan kala menonton mereka di panggung pertunjukan, siklus musik punk lokal yang kehilangan momentumnya sejak beberapa tahun lalu tidak menyurutkan semangat para personil Tikus Berdasi untuk terus berkarya dan menjelajah gig-gig kecil di dalam kota.
Tahun depan Tikus Berdasi berencana merilis album kedua mereka, menurut pesan terselubung yang penulis dapatkan album ini nantinya akan diberi judul Walk Together, pertengahan tahun 2013 menjadi jadwal produksi dan peluncuran album ini jika tidak ada halangan.
“kami bermusik bukan untuk uang, tapi untuk bersenang-senang” Oi!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar